BERTEMU: OBAT MUJARAB MALARINDU

Setelah lulus SMA, kita jarang ketemu. Semua punya kesibukan masing-masing. Ketemu tuh rasanya jadi hal yang susah banget buat terlaksana. Dari yang tadinya tiap hari ketemu, sekarang jadi setahun beberapa kali. Itu pun nyari waktu yang luang, biar semua bisa kumpul bareng. Waktu diatur sedemikian rupa, diajak kompromi, demi memuaskan rasa kangen yang membuncah. Demi rindu yang telah lama dipendam.

Aku kangen kalian rek. Aku kangen main poker bareng sambil bercanda. Aku kangen cerita-cerita konyol yang endingnya bikin kita ngakak. Aku kangen sama obrolan kita yang selalu berujung ketawa meski itu bukan cerita lucu. Aku kangen tuker-tukeran LKS, contekan PR, saling bantu pas gak ngerti di mata pelajaran tertentu.

Aku rindu berangkat renang bareng trus pulangnya mampir ke jayen. Kadang-kadang kita keujanan, bahkan pernah pas masih pake seragam. Aku rindu cerita-cerita kalian tentang orang yang kalian sayang atau gebetan-gebetan yang bertepuk sebelah tangan. Aku rindu pas kalian cerita tentang pertemuan kalian sama si ini si itu. Aku rindu semuanya.

Canda. Tawa. Bahagia. Sedih. Susah. Resah. Gelisah. Bingung. Kecewa. Marah. Semua tentang kalian kurindukan. Aku kangeeeennn…..

Well, libur lebaran kemaren kita ngumpul di rumah Nilun. Seneng banget rasanya setelah sekian lama gak ketemu. Yaa walaupun gak jangkep seh. Tapi aku seneng….. Aku tau kalian juga seneng, apalagi ketemu aku J

Ada hal-hal yang berubah dan membuat kita sedikit berbeda. Sebuah status antara mahasiswa dan pekerja. Itu bikin obrolan kita kadang-kadang gak nyambung. Itis sama Obim yang udah kerja, omongane ngglibet ae nang pabrik. Sementara aku sama yang lain, njeketek gak adoh-adoh teko SKS, matakuliah, UAS, dan sebagainya.

Dulu, kita selalu ngobrolin hal yang sama. Karena kita satu jalur, satu arah. Sedang sekarang, jalan kita berbeda. Satu udah bisa mencari nafkah, satu masih bergantung pada orang tua. Satu udah bisa nyicil sepeda motor, satu masih nodong jatah.

Tetapi apa pun status kita hari ini dan nanti, gak akan mengubah status mutlak yang gak akan terganti. Di mana pun kalian, apa pun kegiatan kalian, bahkan siapa pun pacar kalian, kita tetep sahabatan, kan? Tentu.

Kemarin Minggu, kumpul lagi di rumahku. Tumben-tumbennya narsis semua. Mentang-mentang kaet potong rambut rek. Kita ngumpul, ngobrol, bercanda, cerita-cerita, main poker, nonton film, foto-foto, semuanya. Ketemu kalian yang pas jaman sekolah dulu adalah hal biasa, bahkan sampai mblenger-mblenger, sekarang jadi hal yang istimewa.

Biarkan jarak memisahkan kita. Persahabatan itu di hati. Dan akan tetap utuh selama kita mampu menjaganya dengan hati-hati. Sayang kalian selalu. Love you :-*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s