tetap setia :)

kata orang, sekarang udah jamannya emansipasi wanita. udah gak jaman perempuan nunggu laki-laki bilang cinta duluan. kalau cinta ya bilang aja cinta, mau laki mau perempuan sama aja.

tapi aku gak bisa. aku bukan pemain bola yang harus menjemput bola, tapi aku gawang yang hanya bisa menunggu bola. aku bukan pembalap yang bisa mengemudikan motor dengan kecepatan super, tapi aku lampu lalu lintas yang hanya bisa memberi tanda apakah merah, kuning, ataukah hijau.

semakin lama aku menunggu, rasanya semakin lama pula kamu gak menyadari perasaanku. aku sedikit frustasi dengan keadaan yang gak berubah sama sekali. sempat terbersit di pikiranku untuk mengaku kepadamu kalau aku mencintaimu, aku sayang kamu. tapi lagi-lagi aku terlalu pengecut untuk mengakui apa yang sebenarnya kurasakan. akhirnya kuputuskan untuk tetap setia menunggumu menyadari bahwa aku disini untukmu.

setia menantimu. terus setia menantimu. tetap setia menantimu. lelah lagi, frustasi lagi. gimana bisa aku menunggu seseorang yang bahkan gak menyadari kalau kutunggu? tapi lama-lama kenapa segalanya menjadi terasa begitu berat? rasanya susah banget buat mendapatkan cintamu. ibaratnya kayak orang migrain, sakit banget kalau cuma sebelah.

apa yang harus kulakukan untuk membuatmu mengerti akan rasaku -tentunya tanpa mengungkapkan padamu-?

sayup-sayup terdengar suara merdu calvin jeremy:

tetap setia ku menghitung hari

tetap setia ku kan menanti

hingga saatnya kan tiba

dia kan kembali bersamaku

*requested by Gembull

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s