bagaimanapun keadaannya, IBU tetaplah wanita terhebat di dunia :)

di kamar berukuran 3×4 meter, dua Hawa berbeda usia itu tiduran sambil berbagi cerita. yang lebih tua mengelus2 rambut yang lebih muda. mereka bertukar cerita tentang cinta, masa kecil, dan sejuta pengalaman yang tak terkira. mereka bercanda, tertawa bersama. segalanya dibagi, tak ada yang ditutupi. karena mereka keluarga, sedarah. gelak tawa mereka menggema, sayup2 terdengar sampai kamar sebelah. membuat penghuni lain ingin tau ada apa.

perempuan yang lebih tua bertanya, “kalau aku tua nanti, sudah keriput dan lemah, lalu aku sakit dan gak bisa apa-apa, apa kamu mau merawatku? bahkan kalau aku gak bisa buang air sendiri, apa kamu mau membantuku? apa kamu gak jijik?”

yang lebih muda tersentak kaget. hatinya bergetar. dia menatap perempuan di hadapannya. perempuan itu bukan lagi gadis usia remaja sepertinya. tapi perempuan itu sudah dewasa, matang, dan lebih cocok disebut wanita. wajah lembut wanita itu membuat si gadis teringat akan masa kecilnya.

dari cerita banyak orang, ia tau bahwa wanita itu telah mempertaruhkan hidupnya demi dia. ketika dia lahir ke dunia, wajah perempuan itu yang paling sumringah. ketika ia kecil, wanita itu dengan tekun membesarkannya. dengan penuh kasih, dia gendong si kecil kemana-mana. ia tak pernah lelah, meskipun sembilan bulan sebelumnya sudah mengandung si kecil di perutnya.

wanita itu dengan penuh sabar menyuapi si kecil yang belum bisa makan sendiri. ia juga membersihkan kotoran si kecil ketika si kecil buang air. malah ia hisap ingus si kecil lalu membuangnya, karena saat itu si kecil masih terlalu rapuh untuk dipencet2 hidungnya. ketika malam hari, ia tetap terjaga demi si kecil. ia ikhlas tak tidur hanya karena si kecil menangis, dan ia pun menyusuinya. lalu si kecil mulai bisa merangkak, wanita itu pun pelan2 mengajarkannya berjalan. ia luangkan banyak waktu demi si kecil.

ketika si kecil mulai bisa berbicara, ia ajarkan doa2 peneduh jiwa. lalu si kecil pun memasuki usia sekolah. wanita itu tak pernah kehilangan senyum di wajahnya. dengan wajah bahagia, ia antarkan si kecil ke sekolah. tak setiap hari, karena ia harus bekerja. tapi ia tetap menyayangi si kecil yang sudah mulai fasih berbicara.

waktu terus bergulir. sampai kemudian, si kecil itu tak lagi kecil fisiknya. dan tentunya, tak lagi kecil juga pengetahuannya. si kecil yang tumbuh besar mulai sering membantah dan merasa lebih tau banyak hal dibandingkan sang wanita yang semakin menua. tapi sang wanita tetap sabar dan tetap melimpahkan kasih sayangnya. betapa pun nakalnya ia, sang wanita tetap tersenyum meski ada sedikit kekecewaan di hatinya. ia tetap memaklumi dan tetap mencurahkan kasih.

kini usia sang wanita mendekati setengah abad. sudah ada satu dua uban di rambutnya. berbagai penyakit khas orang yang sudah ‘berumur’, kini mulai dideritanya. terkadang ia terserang pegal linu, reumatik, atau darah tinggi. namun bagaimana pun keadaan fisiknya, ia selalu berusaha agar tetap tampil prima. ia ingin selalu sehat agar bisa terus mendampingi si kecil yang kini beranjak remaja.

mengingat itu semua, tangis perempuan yang lebih muda hendak tumpah membasahi pipinya. namun air bening itu ditahannya di pelupuk mata. dengan mata yang berkaca-kaca ia menjawab, “tentu aku akan merawatmu sebagaimana selama ini kamu merawatku. aku takkan jijik sebagaimana kamu tak pernah jijik denganku ketika aku kecil dulu. aku menyayangimu, IBU”

ternyata mereka adalah ibu dan anak yang penuh cinta kasih. sang Ibu lantas terharu mendengar jawaban anaknya. ia tersenyum kepada buah hatinya itu. lalu sang anak memeluk ibunya dengan penuh cinta. ibunya mendekap anaknya sambil meneteskan air mata. kedekatan, kehangatan, dan ketulusan yang seperti inilah yang dinamakan keluarga🙂

*************

sebuah lagu persembahan untuk Ibunda tercinta🙂

boys II men – a song for mama

You taught me everything

Everything you’ve given me 

I’ll always keep it inside 

You’re the driving force in my life, yeah 

There isn’t anything

Or anyone that I could be 

And it just wouldn’t feel right 

If I didn’t have you by my side 

You were there for me to love and care for me 

When skies were gray 

Whenever I was down 

You were always there to comfort me 

And no one else can be 

What you have been to me

You will always be 

You will always be the girl 

In my life for all times 

Mama, Mama you know I love you 

Mama, Mama you’re the queen of my heart 

Your love is like tears from the stars 

Mama I just want you to know lovin’ you is like food to my soul 

Yes it is, yes it is, oh, yes it is, yes it is, yes it is oh 

You’re always there for me 

Have always been around for me even when I was bad 

You showed me right from my wrong 

Yes you did 

And you took up for me 

When everyone was downin’ me 

You always did understand 

You gave me strength to go on 

There was so many times 

Looking back when

I was so afraid 

And then you come to me and say to me 

I can face anything 

And no one else can do 

What you have done for me 

You’ll always be, you will always be 

The girl in my life, ooh oh 

Mama, Mama you know I love you 

Mama, Mama you’re the queen of my heart 

Your love is like tears from the stars 

Mama I just want you to know lovin’ you is like food to my soul 

Never gonna go a day without you 

Fills me up just thinkin’ about you 

I’ll never go a day Without my mama 

Mama, Mama you know I love you 

Mama, Mama you’re the queen of my heart 

Your love is like tears from the stars 

Mama I just want you to know lovin’ you is like food to my soul

Lovin’ you is like food to my soul, oh yeah 

You are the food to my soul, yes you are

*************

sayangilah ibumu, ibumu, ibumu, lalu ayahmu

sayangilah keluargamu sebagaimana mereka menyayangimu

ketika kamu kecil, hingga saat ini

sayangilah mereka selagi mereka masih ada

selagi nafas masih mereka hembuskan setiap harinya

karena kita baru akan merasakan

betapa berartinya kehadiran seseorang

ketika kita telah kehilangan

sebelum mereka benar-benar tiada dan meninggalkan kita

atau kita yang lebih dulu meninggalkan mereka

mari kita tunjukkan cinta kita

tak hanya lewat kata,

namun juga tindakan nyata

# allahummaghfirli wa liwaa lidaiyya warhamhumaa kamaa robbayaani soghiiro #

sidoarjo, 11 juni 2011

phierda :*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s