HARGA SEBUAH KASIH SAYANG *cerpenku buat tugas matkul dasar keilmuan sastra anak*

Diana adalah anak sulung dari dua bersaudara. Meski demikian, ia anak yang sangat manja. Segala keinginannya harus terpenuhi. Ia selalu memaksa orangtuanya untuk menuruti setiap permintaannya. Jika tidak, biasanya ia akan menangis sampai apa yang diinginkannya didapatkannya.

 

 

Suatu hari, ibu dan ayahnya harus pergi ke luar kota untuk menjenguk neneknya yang sedang sakit. Karena jauh dan harus menginap, maka ia diminta untuk tetap di rumah bersama adiknya yang masih berusia 2 tahun. Ia juga diminta untuk mengurus kepentingan rumah tangga seperti membersihkan rumah, mencuci piring, dan menjaga adiknya selama orangtuanya pergi.

 

 

Karena tidak terbiasa melakukan pekerjaan rumah, ia pun kewalahan. Ia mengerjakan tugas-tugasnya dengan setengah-setengah. Ia menyapu namun debu-debunya masih terlihat menempel di lantai. Ia mencuci piring namun busa sabunnya masih ada. Terpaksa ia mengulangi pekerjaannya dari awal. Adiknya pun sangat rewel. Sedari tadi menangis terus. Ternyata adiknya buang air kecil. Ia bingung harus bagaimana. Di satu sisi, ia jijik jika harus mengganti popok adiknya. Namun di sisi lain, ia enggan untuk meminta tolong kepada tetangganya. Ia takut dianggap tidak becus mengurus adiknya padahal ia sudah hendak menginjak sekolah menengah pertama.

 

 

Akhirnya ia mengganti sendiri popok adiknya meski dalam hatinya ia merasa jengkel. Ia menggerutu mengapa orangtuanya harus menginap dan tidak langsung pulang saja. Saat itu, ia merasa bahwa hari itu adalah hari terburuknya. Sudah disuruh mengerjakan pekerjaan rumah, disuruh menjaga adiknya yang masih kecil pula. Lengkap sudah penderitaan si anak manja itu.

 

 

Di sela-sela istirahatnya karena kelelahan, Diana menulis sesuatu di kertas. Ia membuat daftar harga yang harus dibayar orangtuanya atas kerja kerasnya hari ini. Menurutnya, apa yang dilakukannya hari ini sungguh berat dan bukan merupakan kewajibannya. Karena itulah, ia merasa berhak mendapatkan ganti rugi atas apa yang telah dikerjakannya.

 

 

Ia menulis Rp 5.000,00  untuk menyapu rumah, Rp 5.000,00 untuk mencuci piring, dan Rp 10.000 untuk mengganti popok adiknya yang bau pesing. Ia sudah berniat untuk memberikan daftar itu kepada ibu dan ayahnya besok ketika mereka pulang.

 

 

Begitu orangtuanya pulang, ia langsung menyerahkan kertas bertuliskan daftar ganti rugi itu kepada ibunya. “Itu daftar ganti rugi yang harus Ayah dan Ibu bayar atas kerja kerasku kemarin. Sungguh aku sangat lelah mengerjakan semuanya,” kata Diana.

 

 

“Kamu meminta upah untuk membersihkan rumahmu sendiri, mencuci piring yang kamu gunakan untuk makanmu sendiri, dan menjaga adikmu sendiri?” tanya ayahnya tak percaya.

 

 

“Iya. Itu sungguh melelahkan. Jadi Ayah dan Ibu harus membayarnya sebagai gantinya.”

 

 

Wajah ayahnya memerah. Terlihat sekali ia marah. Namun ibunya menahan emosi ayahnya. Tanpa banyak bicara, sang ibu kemudian mengambil pulpen, menulis sesuatu dibalik kertas itu dan menyerahkannya kepada Diana beserta selembar uang dua puluh ribuan. Betapa terkejutnya Diana membaca apa yang dituliskan oleh ibunya. Ia diam untuk beberapa saat dan menunduk malu.

 

 

Ibunya menulis nol rupiah untuk melahirkan Diana, nol rupiah untuk menyusui dan mengganti popok Diana setiap hari semasa kecil, nol rupiah untuk menanggung beban hidup Diana sehari-hari dan menyekolahkannya, serta nol rupiah untuk pemenuhan setiap keinginan Diana. “Ambillah uang itu. Itu hakmu. Tapi Ibu dan Ayah takkan meminta satu sen pun imbalan untuk membesarkanmu, nak,” kata ibunya sambil tersenyum. Diana menatap ibunya dengan mata berkaca-kaca, kemudian memeluk ibunya dan meminta maaf.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s