Filosofi Pare :)

kamu tau pare? pernah makan? gimana rasanya?

 

PAHIT.

 

pare yang belum diolah

pare yang belum diolah

 

sepahit apapun pare, kalau diolah dengan benar, dimasak sedemikian rupa, dicampur dengan beraneka macam bumbu, ditambah dengan kecambah atau bahan yang lain, niscaya akan menjadi makanan yang enaknya gak sopan tingkat dewa. ini serius. aku udah membuktikannya. *ketauan suka makan pare, apalagi dicampur ikan klotok*

pare yang sudah diolah menjadi tumisan

pare yang sudah diolah menjadi tumisan

 

well, dalam menjalani kehidupan ini kita perlu belajar dari filosofi pare.

 

gak ada kehidupan yang mudah. gak ada kehidupan yang selalu indah. gak selamanya kenyataan itu semanis gula jawa. terkadang ada duka beserta luka. ada juga pedih dan kecewa. itulah pahitnya kehidupan.

 

pahitnya pare dapat diolah. pun demikian dengan pahitnya kehidupan.

 

bagaimana kita mengolah setiap kenyataan, meramunya dengan segala bentuk penerimaan, mengubah pahit menjadi legit. itulah cara kita bertahan.

 

Tuhan memberikan cobaan atau ujian karena percaya bahwa kita bisa melewatinya. jika Tuhan saja percaya kita mampu, mengapa kita harus meragu?

 

🙂

One thought on “Filosofi Pare :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s