mengapa kita meninggalkan-Nya, sedangkan Dia selalu bersama kita?

aku -dan mungkin kalian- seringkali berpikir “Allah tuh gak adil. kenapa coba mesti aku yang harus mengalami ini semua. jelek amat sih nasibku” ketika sedang ditimpa musibah. cuma karena Allah mengujiku dengan sebuah masalah kecil, aku sering berpikir bahwa Dia begitu jahat. berbagai pikiran buruk meracuni otakku. hidup itu kejam, Allah itu gak sayang sama aku, dan berbagai pikiran lain yang sangat egois. Continue reading

fatamorgana tampilan luar

hidup selalu penuh dengan fatamorgana. ada hal-hal yang ketika dilihat dari jauh ternyata berbeda ketika dilihat dari dekat. seperti ketika siang yang terik, aku melihat jalan raya seperti banjir di kejauhan. atau aku melihat gunung yang penuh dengan pepohonan hijau tampak seperti berwarna biru jika dilihat dari jauh. pun demikian dengan lampion taman. dari jauh, sinarnya terlihat indah berwarna oranye gemerlapan. namun ketika didekati, ia tak lebih dari sekedar lampu taman biasa. Continue reading

Hikmah Dibalik Panasnya Penataran

bagi sebagian orang, kereta ekonomi sama aja neraka. udah panas, sesak, berisik, pokoknya gak nyaman banget deh. tapi bagiku, kereta ekonomi itu menyenangkan. selain karena murah, kereta ekonomi membuat mataku terbuka akan banyak hal. di dalam kereta yang tiketnya seharga 4000 rupiah ini, banyak dijumpai orang dengan latar belakang kehidupan ekonomi, sosial, dan religius yang berbeda. Continue reading

pasangan dan sepotong baju

memilih pasangan itu sama kayak milih baju.

pertama, kita harus punya standar atau kriteria minimal baju apa yg pantes kita pakai.

kedua, setelah standar ditetapkan, maka kita harus mencari baju sesuai dg standar tersebut. kita cari warna, motif, ukuran, serta harga yg pantas dan pas untuk kita.

ketiga, jika kita udah menemukan baju yg pas, maka kita harus segera mengambil dan membayarnya di kasir. karena kalau terlambat dikit aja, bisa jadi baju itu udah ada di tangan orang lain.

keempat, jika ternyata gak ada baju yg sesuai dg standar kita, maka pilihannya cuma dua: turunkan standar atau pergi ke toko lain. Continue reading

Tuhan, bisakah selamanya seperti ini?

suatu ketika, sempat terbersit di pikiranku untuk menghentikan laju waktu. aku ingin statis berada di kondisi seperti sekarang ini. aku disayangi dan dikasihi, meski bukan oleh kekasihku. aku diperlakukan begitu istimewa oleh keluargaku. aku takut jika waktu terus berputar, ia akan merenggut satu persatu kebahagiaanku sekarang. aku takut ia akan memisahkanku dengan keluargaku. Continue reading